Wajah Baru Askar Bertuah: Harapan Besar PSPS Pekanbaru Menatap Liga 2 Musim 2026/2027
Oleh: Fakhrurozi
Musim baru selalu menghadirkan harapan baru. Hal itu juga tengah dirasakan para pendukung PSPS Pekanbaru yang kini menanti kiprah Askar Bertuah di kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Setelah gagal mewujudkan target promosi pada musim sebelumnya, manajemen memilih melakukan evaluasi besar-besaran dengan menghadirkan pelatih baru, merombak sebagian skuad, serta memulai persiapan yang lebih matang.
Salah satu langkah paling menarik adalah penunjukan Akhyar Ilyas sebagai pelatih kepala. Juru taktik asal Aceh tersebut didampingi Ambrizal dan Roffy Sunaryo sebagai asisten pelatih, Abdul Rohman sebagai pelatih kiper, serta Abda Alief sebagai pelatih fisik. Susunan tim kepelatihan ini menunjukkan keseriusan manajemen dalam membangun fondasi yang lebih kuat menghadapi persaingan Liga 2.
Persiapan Semakin Intensif PSPS tidak ingin mengulang kesalahan musim lalu. Latihan perdana telah digelar dan proses pembentukan tim dilakukan melalui seleksi pemain serta pemusatan latihan agar seluruh pemain memahami filosofi permainan yang diinginkan pelatih baru. Manajemen juga memastikan seluruh program latihan berjalan sesuai target sebelum kompetisi dimulai.
Di sektor pemain, perubahan cukup signifikan dilakukan. Chairman PSPS sebelumnya mengungkapkan bahwa sekitar 50 persen komposisi skuad merupakan wajah baru. Selain mempertahankan beberapa pemain yang dinilai masih menjadi tulang punggung tim, PSPS juga mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk tambahan pemain asing untuk meningkatkan kualitas skuad.
Optimisme Terhadap Pelatih Baru
Menurut saya, keputusan menunjuk Akhyar Ilyas merupakan langkah yang patut diapresiasi. PSPS membutuhkan sosok pelatih yang mampu membangun karakter tim sejak awal musim, bukan hanya mengandalkan nama besar.
Keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan kualitas individu pemain, tetapi juga kemampuan pelatih menyatukan visi permainan. Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, Akhyar memiliki kesempatan membentuk identitas permainan PSPS yang lebih disiplin, agresif, dan konsisten.
Yang terpenting adalah memberikan kepercayaan penuh kepada pelatih untuk bekerja tanpa tekanan berlebihan. Membangun tim yang kompetitif membutuhkan proses, bukan hasil instan.
Kehadiran Pemain Baru Membawa Energi Positif
Perombakan skuad tentu memiliki risiko, namun juga membuka peluang lahirnya kombinasi permainan yang lebih segar. Kehadiran pemain-pemain baru akan meningkatkan persaingan sehat di dalam tim sehingga setiap pemain dituntut memberikan performa terbaiknya.
Jika proses adaptasi berjalan cepat, saya optimistis PSPS akan memiliki kedalaman skuad yang jauh lebih baik dibanding musim sebelumnya. Kompetisi Liga 2 sangat panjang sehingga rotasi pemain menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi tim.
Dukungan Suporter Menjadi Kunci
Sebagai klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia, PSPS memiliki basis suporter yang luar biasa. Dukungan dari tribun Stadion Kaharuddin Nasution maupun dari masyarakat Riau akan menjadi tambahan motivasi bagi para pemain.
Di tengah proses pembangunan tim baru, suporter juga perlu memberikan ruang bagi pelatih dan pemain untuk berkembang. Kritik tentu diperlukan, namun dukungan yang positif akan menjadi energi besar bagi Askar Bertuah.
Penutup
Musim 2026/2027 menjadi awal lembaran baru bagi PSPS Pekanbaru. Dengan jajaran pelatih yang baru, komposisi pemain yang diperbarui, serta persiapan yang lebih terstruktur, peluang untuk bersaing di papan atas Liga 2 tetap terbuka lebar.
Sebagai pencinta sepak bola Riau, saya berharap perubahan yang dilakukan manajemen tidak hanya menghasilkan permainan yang menarik, tetapi juga mampu mengembalikan PSPS ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Jalan menuju Liga 1 memang tidak mudah, namun dengan kerja keras, kekompakan, dan dukungan seluruh masyarakat Riau, mimpi tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil.
Salam satu hati untuk Askar Bertuah. Saatnya bangkit dan kembali mengharumkan nama Riau di pentas sepak bola nasional.
Komentar (0)
Belum ada komentar.